Tim PKM-KC PNUP Ciptakan Inovasi Rompi Pintar (RoPi), Alat Deteksi Dini Penculikan Anak Berbasis Kecerdasan Buatan

Kasus penculikan anak masih menjadi momok yang menghantui dunia pendidikan. Berangkat dari keresahan itu, sekelompok mahasiswa Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) mencoba menjawabnya memalui sebuah rompi yang dapat “berpikir”.

Tim Program Kreativitas Mahasiswa Karsa Cipta (PKM-KC) Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) mengembangkan sebuah inovasi keamanan bertajuk “Rompi Pintar (RoPi): Rompi Pintar Terintegrasi Internet dan Kendali Kecerdasan Buatan sebagai Deteksi Dini Penculikan Anak serta Identifikasi Forensik Pelaku”. Prototipe ini dirancang untuk membantu mencegah kasus penculikan anak sekaligus mempercepat proses identifikasi forensik terhadap pelaku secara real-time.

Kegiatan sosialisasi dan uji coba prototipe RoPi dilaksanakan pada 5 Agustus 2026 di lingkungan salah satu sekolah dasar mitra. Kegiatan ini digagas sebagai upaya mendorong integrasi teknologi modern di dunia pendidikan sekaligus menerapkan riset terapan yang berfokus pada solusi keamanan anak.

Rangkaian kegiatan diawali dengan sesi sosialisasi berupa edukasi dan pengenalan konsep keamanan anak kepada para siswa dan guru. Selanjutnya, tim memperagakan langsung cara kerja sensor dan respons alat saat mendeteksi indikasi bahaya di lapangan melalui sesi demonstrasi dan simulasi. Pada tahap terakhir, para siswa diberi kesempatan untuk mempraktikkan langsung prototipe RoPi dalam skenario uji coba lapangan yang bersifat partisipatif.

Ketua tim PKM-KC RoPi, Muh. Herlan Pratama, menyampaikan bahwa inovasi ini dihadirkan sebagai upaya nyata dalam menjaga keselamatan anak-anak dari berbagai ancaman bahaya.
“Kami menghadirkan RoPi sebagai solusi yang sangat berdampak dalam menjaga keselamatan anak-anak dari berbagai ancaman bahaya, sejalan dengan semangat kami: amankan generasi, lindungi masa depan,” ujar Herlan.
Sementara itu, pihak sekolah mitra turut menyambut positif kehadiran prototipe tersebut dan berharap pengembangannya dapat terus berlanjut.

Baca Juga:  Langkah

“Pihak sekolah mengapresiasi tinggi terobosan inovatif ini dan berharap prototipe RoPi dapat terus dikembangkan hingga menjadi standar perlindungan berbasis teknologi di ekosistem sekolah,” demikian tanggapan pihak sekolah.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program PKM-KC PNUP yang dibimbing oleh Dr. Eng. Abdul Jalil, S.Kom., M.Kom. selaku dosen pendamping. Tim pengembang RoPi terdiri atas Muh. Herlan Pratama sebagai ketua, dengan anggota Putri Handayani, Yosua Saputra Tatto, Fitrah Amirul Akbar, dan Raihan Abdillah.
Pengembangan prototipe RoPi diharapkan dapat terus berlanjut hingga tahap penyempurnaan dan siap diimplementasikan secara luas sebagai standar baru perlindungan anak, demi menjaga keselamatan generasi masa depan. [IFI/471]

Bagikan:

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

| METANOAIC | Torehan Tinta Pergerakan |                          | METANOAIC | Torehan Tinta Pergerakan |                          | METANOAIC | Torehan Tinta Pergerakan |

BERITA TERBARU