METANOIAC.id Mahasiswa Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) kembali menorehkan prestasi melalui Program Kreativitas Mahasiswa-Video Gagasan Konstruktif (PKM-VGK) 2025. Mereka menghadirkan Tangkasami, sebuah inovasi berupa robot ikan pintar yang dipadukan dengan sistem pengolahan sampah. Gagasan ini terinspirasi dari keprihatinan terhadap kondisi perairan Makassar yang kerap dipenuhi sampah rumah tangga, sehingga mengancam keindahan wisata bahari dan kelestarian ekosistem laut.
Program ini didanai oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi dan digagas oleh mahasiswa PNUP yang terdiri dari:
Ketua Tim: Abid Muzhaffar Tadjuddin
Anggota: M Arfi Ayuzar Dg Romo, Arni Noviani, Ahmadan Fatrah Rusnan, dan Nur Aini Nadira Zakauha
Dosen Pembimbing: Syahrir, S.T., M.T.
Mereka merancang sistem ini dengan memadukan kecerdasan buatan (AI), computer vision, dan Internet of Things (IoT), sehingga robot dapat mendeteksi dan mengumpulkan sampah secara otomatis. Data hasil pembersihan kemudian dapat dipantau secara real-time melalui aplikasi kontrol.
Selain robot pembersih, Tangkasami dilengkapi kontainer pengolahan yang secara otomatis memisahkan sampah organik dan anorganik. Sampah organik diolah menjadi pupuk ramah lingkungan, sementara sampah anorganik dipadatkan sehingga lebih mudah didaur ulang.
“Dengan cara ini, kami tidak hanya membersihkan laut, tetapi juga mengubah sampah menjadi sesuatu yang bermanfaat,” ujar Abid.
Untuk memperluas jangkauan edukasi, tim Tangkasami aktif memanfaatkan media sosial. Mereka mengelola akun Instagram dan TikTok @pkmvgk_tangkasami serta kanal YouTube PKM-VGK Tangkasami sebagai sarana berbagi informasi, dokumentasi kegiatan, dan perkembangan proyek. Upaya ini diharapkan dapat menginspirasi masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan laut dan mendukung pelestarian ekosistem perairan. [AN/426]


