Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kemendikti Saintek melalui Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) menyerahkan alat mesin produksi briket arang ramah lingkungan kepada PT Mahakam Celebes Energi sebagai mitra berdikari di Jurusan Teknik Mesin, Kampus 2 PNUP, Mongcongloe Maros, Jumat, 9 Oktober 2025.
Program Penguatan Ekosistem Kemitraan untuk pengembangan inovasi berbasis potensi daerah mengangkat judul “inovasi teknologi tepat guna dalam pemanfaatan limbah pertanian dan perkebunan menjadi biochar dan briket ramah lingkungan untuk peningkatan ekonomi masyarakat di Sulawesi Selatan.
Direktur PNUP, Prof Rusdi Nur SST MT PhD dalam sambutannya berharap serah terima alat ini menjadi simbol pemanfaatan teknologi tepat guna berupa mesin produksi briket arang untuk kemaslahatan masyarakat Sulsel.
“Semoga alat ini menjadi katalisator dan bermanfaat bagi masyarakat di Sulsel”. Ucap Prof Rusdi Nur
Direktur Prof Rusdi Nur menambahkan bahwa tahun ini PNUP meloloskan 2 peneliti dalam membawa misi Kemendiktisaintek berdampak.
“Arahan pak Menteri agar setiap kegiatan tridharma berdampak terhadap masyarakat” ucapnya
Sementara, Ketua Jurusan Teknik Mesin (JTM), Prof Dr Ir Syaharuddin Rasyid MT merasa bangga atas lolosnya dua peneliti dari jurusan teknik mesin untuk program LPDP Kemendikti Saintek tahun ini.
“JTM telah membuktikan berdampak kepada masyarakat dan industri melalui penyerahan 3 alat mesin produksi briket arang hari ini”. Ungkapnya
Ketua Tim, Dr Eng Baso Nasrullah ST MT menyampaikan terima kasih dan rasa syukur atas selesaiinya program ini dengan menyerahkan langsung alat briket arang ramah lingkungan kepada PT Mahakam Celebes Energi.
“Alat mesin ini kami serahkan kepada PT Mahakam Celebes Energi sebagai mitra berdikari”. Ucap Alumnus Doktor Ehime University Jepang ini.
Direktur Utama PT Mahakam Celebes Energi, Ahmad Amiruddin ST MT menyampaikan rasa terima kasih dan akan konsisten serta berkomitmen tinggi terhadap inovasi dan efisiensi energi dengan mempercepat produksi briket arang ramah lingkungan bagi masyarakat di Sulsel.
“Ini bentuk dukungan PNUP terhadap penyediaan briket arang ramah lingkungan” Harapnya
PNUP melalui program katalisator kemitraan dan dibiayai langsung oleh LPDP untuk 100 peneliti di Indonesia, di Sulsel sendiri mendapatkan 4 peneliti dan 2 diantaranya dari peneliti PNUP.
PNUP menyerahkan 3 alat mesin produksi briket arang kepada PT Mahakam Celebes Energi sebagai mitra berdikari.
Alat briket arang sendiri didesain dan dibuat langsung oleh tim PNUP yakni dosen peneliti dibantu oleh mahasiswa dan tendik.
Penulis: DR AA


