METANOIAC.id Tiga mahasiswa Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) berhasil menorehkan prestasi dengan lolos sebagai Google Student Ambassador (GSA) 2026. Google menghadirkan program GSA sebagai ajang prestisius untuk menjaring mahasiswa yang mampu memperkenalkan serta mengembangkan ekosistem Artificial Intelligence (AI) di lingkungan kampus.
Mahasiswa PNUP Lolos GSA 2026
Hasriani Herman dari program studi D4 Teknik Multimedia dan Jaringan Jurusan Teknik Informatika dan Komputer, Andi Nabila Al Fikra dari program studi D4 Bisnis Digital Jurusan Administrasi Niaga, serta Muh. Fachri Akbar dari program studi D4 Jasa Konstruksi Jurusan Teknik Sipil. Ketiganya resmi menyandang status sebagai Duta Teknologi Google setelah tim Google mengumumkan hasil seleksi melalui email dan situs resmi GSA 2026. Dari ribuan pendaftar, ketiganya berhasil masuk dalam 800 mahasiswa terbaik se-Indonesia.
Program GSA
Google memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk memperkenalkan produk dan teknologinya. Fokus utamanya adalah AI Gemini di lingkungan sivitas akademika.
Program ini juga mendorong peserta untuk berbagi pengetahuan. Selain itu, peserta dapat menciptakan inovasi dan membangun kolaborasi. Program GSA turut memperkuat ekosistem digital yang kreatif, inklusif, dan berdampak bagi masyarakat.
Tim Google melaksanakan proses seleksi GSA secara daring melalui tiga tahap formulir pendaftaran yaitu.
- peserta mengisi data diri.
- Peserta dapat mengikuti tantangan opsional. Mereka mengidentifikasi masalah di kampus. Mereka juga merancang solusi berbasis Gemini AI Canvas. Selain itu, peserta membuat video pemanfaatan teknologi tersebut. Peserta juga menyusun proposal kegiatan edukasi AI.
- peserta memperkenalkan diri dengan menjelaskan pengalaman, minat, kelebihan, serta keunikan masing-masing. Setelah lolos tahap awal, peserta mengikuti wawancara melalui video bersama tim Google.
Program ini menyasar mahasiswa yang memiliki minat tinggi pada AI. Peserta juga perlu berpikir kreatif dan berkomunikasi dengan baik. Mereka diharapkan memiliki semangat untuk memberi dampak positif. Selain itu, program ini membuka peluang bagi peserta untuk mendapatkan pengalaman eksklusif. Peserta juga memperoleh akses langsung ke teknologi terbaru dari Google.
Program GSA berlangsung selama satu semester.
Mahasiswa terpilih akan menerima berbagai fasilitas, seperti Welcome Kit eksklusif, akses pembelajaran AI melalui Dicoding, serta sertifikat resmi. Selain itu, program ini menyediakan tiga kategori penghargaan, yaitu Gemini Rising Star, Gemini Achiever, dan Gemini Trailblazer, yang masing-masing menawarkan benefit tambahan seperti merchandise eksklusif, dukungan kegiatan kampus, hingga pelatihan kepemimpinan dan sertifikasi teknologi.
Direktur PNUP, Prof. Rusdi Nur, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini membuktikan semangat mahasiswa dalam berinovasi dan berkontribusi nyata bagi institusi serta bangsa, khususnya di bidang teknologi.
Program ini tidak hanya menjadi ajang bergengsi, tetapi juga membuka peluang besar bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan, memperluas jaringan, serta menjadi pelopor pemanfaatan AI di lingkungan kampus. Google berharap para duta terpilih mampu menggerakkan komunitas AI di Indonesia sekaligus menjembatani mahasiswa lain agar lebih dekat dengan teknologi.
Dengan berbagai manfaat yang ditawarkan, GSA 2026 menjadi peluang berharga bagi mahasiswa untuk berkembang, membangun relasi, dan menunjukkan peran aktif dalam dunia teknologi global, khususnya di bidang kecerdasan buatan. [ASL/454] [KIP/469]


