Selasa, Mei 21, 2024

Bazar dan Diskusi SRIKANDI sebagai Refleksi Gerakan Perempuan Menuju Masa Depan

| METANOAIC | Torehan Tinta Pergerakan |                          | METANOAIC | Torehan Tinta Pergerakan |                          | METANOAIC | Torehan Tinta Pergerakan |

 


Pamflet. Pamflet bazar dan diskusi yang diadakan oleh SRIKANDI Kota Makassar dengan tema “Matinya Kemanusiaan”, Kamis (10/06). [Ist]

Maraknya terjadi kasus kekerasan seksual menjadi tugas besar bagi negara. Dengan tak kunjung di sahkannya RUU PKS kasus kekerasan seksual belum menemui penanganan yang efektif. Di samping tetap menyuarakan RUU PKS agar segera disahkan, gerakan-gerakan atau aliansi juga mendorong pengadaan Standar Operasional Prosedur (SOP) penanganan kasus kekerasan seksual terkhususnya dalam sektor kampus, yang dinilai terbukti telah banyak terjadi pelecehan hingga kekerasan seksual. Tidak sampai di situ, terkadang dalam gerakan baik organisasi maupun kolektif juga terjadi pelecehan bahkan kekerasan seksual, ini akibat dari sangat bervariatifnya gerakan-gerakan yang ada serta kurang massifnya penginformasian terkait isu-isu perempuan. 

Dalam bazar diskusi yang dilaksanakan oleh Serikat Perempuan Indonesia (SRIKANDI) Kota Makassar, Kamis Malam (10/06) di Warkop Mau.co Jalan Tun Abdul Razak, Gowa dengan tema “Matinya Kemanusiaan” masih banyak yang menganggap bahwa isu-isu perempuan adalah masalah perempuan bukan masalah kemanusiaan. Diskusi ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat yang terlibat secara sadar dalam memperjuangkan hak-hak perempuan yang juga termasuk masalah kemanusiaan.

Diskusi dipantik oleh Suniarti Yusuf dari Kohati Cab. Gowa Raya, Cici Saputri dari Kopri PMII Cab. Makassar, Ai’ dari Srikandi Kota Makassar, dan Nabila Syadza seorang aktivis perempuan. Penyelenggara menghadirkan keempat pemantik diskusi yang memiliki background berbeda, dengan tujuan setelah diskusi organisasi atau kolektif dapat memberi ruang untuk membangun satu gerakan untuk memperjuangkan satu isu (isu perempuan) dengan menanggalkan identitas ideologis masing-masing.

“Mereka menganggap bahwasanya isu perempuan adalah masalah perempuan bukan masalah kemanusiaan. Selanjutnya, kami menganggap telah matinya kemanusiaan, karena isu-isu perempuan itu terkadang disepelekan oleh kawan-kawan aliansi, misalkan. Karena gerakan perempuan sangat-sangat variatif kita berupaya membentuk suatu gerakan perempuan dengan satu platform perjuangan yang revolusioner.,” Ujar Idha selaku Ketua SRIKANDI Kota Makassar.

Baca Juga:  Unik! Begini Aksi Warga Kota Makassar dan Warganet dalam Memperingati Hari Bumi Sedunia

Masalah perempuan tidak terlepas dari tindakan-tindakan patriarkis. Kasus pelecehan dan kekerasan seksual selalu ada dalam keluarga, organisasi, sekolah, serta di tempat kerja. Konsekuensinya, perlawanan atas ketertindasan terhadap perempuan berbenturan dengan paradigma bahwa perempuan adalah makhluk kelas dua dalam strata sosial.

“Saat ini, kita harus melakukan langkah-langkah taktis untuk membangun konsistensi serta resistensi, karena gerakan perempuan hadir bukan untuk melawan laki-laki, tapi untuk membangun ruang aman bagi perempuan,” ungkap salah satu pemantik diskusi.

Diskusi pun selesai setelah hampir dua jam berlangsung. Ketua SRIKANDI Kota Makassar dan pemantik dalam diskusi pun berharap setiap perempuan secara individu sadar bahwasanya ketertindasan perempuan itu ada di sekelilingnya, baik dari diri sendiri, keluarga, maupun orang lain. Dan juga pengideologisasian akar rumput setiap gerakan senantiasa mengakar, karena yang perlu diperhatikan dari konsep kesetaraan adalah bagaimana cara pikir dan laku perjuangan telah mencapai dimensi kualitatif dengan pola kecenderungan lebih mengutamakan ekuilibrasi antara tingkat intelektualitas dengan praktek perjuangan. Maka atas dasar itu semua orang harus membangun ruang aman bagi diri dan sekelilingnya. [CAN/CAB]

Vidio Untuk Anda

Video thumbnail
AFTER MOVIE KONGRES XX
01:51
Video thumbnail
Meta-Talk: Problematika Ormawa | Episode #12
43:26
Video thumbnail
Meta-Talk: Kuliah Luar Negeri Bersama IISMA | Episode #11
41:47
Video thumbnail
MAY DAY - AKSI HARI BURUH | 1 Mei 2023 | Video Jurnalistik
05:51
Video thumbnail
TOLAK UU CIPTA KERJA | 6 April 2023 | Video Jurnalistik
08:38
Video thumbnail
Meta-Talk: Nahkoda Baru Kampus Hitam | Episode #10
58:47
Video thumbnail
After Movie Kongres XIX
01:52
Video thumbnail
Meta-Talk: Mengenal Metanoiac | Episode #9
21:08
Video thumbnail
Video Pengenalan Lembaga Pers Mahasiswa Politeknik Negeri Ujung Pandang 2021-2022
03:47
Video thumbnail
Meta-Talk: Esensi Pengaderan | Episode #8
43:18
Video thumbnail
Meta-Talk: Pers Mahasiswa Dapat Dipercaya(?) | Episode #7
16:18
Video thumbnail
Meta-Talk: Industri Kreatif | Episode #6
15:44
Video thumbnail
Kilas Balik 11 April 2022 | Video Jurnalistik
09:43
Video thumbnail
Meta-Talk: Feminisme | Episode #5
16:13
Video thumbnail
Gelap Terang Kampus Hitam | Video Jurnalistik
15:52
Video thumbnail
Kantin Fana 2 | Video Jurnalistik
03:06
Video thumbnail
Meta-Talk: Self Love | Episode #4
08:11
Video thumbnail
Meta-Talk: Mahasiswa Berprestasi di Luar Jurusannya | Episode #3
10:04
Video thumbnail
Meta-Talk: Mahasiswa vs Organisasi | Episode #2
16:26
Video thumbnail
Meta-Talk: Tahun Baru Bersama Direktur | Episode #1
32:01
Video thumbnail
Menilik Realisasi Janji Pembenahan Kantin | Short Documentary | PERSMA PNUP
10:15
Video thumbnail
Catatan 8 Oktober | Short Documentary | Persma PNUP | Omnibus Law
14:08
Video thumbnail
Suara Demonstran Omnibus Law | 14 Agustus 2020 | Persma PNUP
08:01
Video thumbnail
Opini Mereka Tentang Peran Media di Masa Pandemi COVID-19 | PERSMA PNUP #5
08:58
Video thumbnail
Mahasiswa VS Corona | Pers Mahasiswa Politeknik Negeri Ujung Pandang | Covid-19 | Video Jurnalis #4
10:01
Video thumbnail
New Year New Hope. Kampus 2 Politeknik Negeri Ujung Pandang. Vidio Jurnlistik Persma PNUP #2
08:59
Video thumbnail
Kantin Fana, Video Junrlis Pemindahan Kantin PNUP #1
08:09
Video thumbnail
Pendapat Sivitas Kampus Mengenai WC yang ada di PNUP
04:24
Video thumbnail
DIKLAT BELA NEGARA MABA PNUP 2018 - RINDAM XIV HASANUDDIN
17:19
Video thumbnail
Bela Negara 2018
01:00
Video thumbnail
Wawancara Pengenalan Lembaga PKKMB 2018
02:19
Video thumbnail
CARAKA Malam Bela Negara Mahasiswa Baru Politeknik Negeri Ujung Pandang 2018
01:58
Video thumbnail
Dokumentasi Aksi 2 Mei 2018 oleh Aliansi Mahasiswa Politeknik Negeri Ujung Pandang
10:06
Video thumbnail
Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2018
01:01
Video thumbnail
Pendidikan Pers Mahasiswa Politeknik Negeri Ujung Pandang 2018
01:00
Video thumbnail
Kunjungan Media Online Rakyatku dan Harian Fajar
01:01
Video thumbnail
Tahap Wawancara Anggota Baru Pers Mahasiswa Politeknik Negeri Ujung Pandang
01:01

Bagikan:

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

BERITA TERBARU