Rabu, Juli 24, 2024

Mengenang 15 Tahun Wafatnya Ersa Soregar, Wartawan Indonesia yang Tewas Tertembak

| METANOAIC | Torehan Tinta Pergerakan |                          | METANOAIC | Torehan Tinta Pergerakan |                          | METANOAIC | Torehan Tinta Pergerakan |
Sosok Sori Ersa Soregar, wartawan Indonesia yang diculik, ditawan, dan tewas diterjang peluru. [Sumber: tirto.id]
METANOIAC.id Sori Ersa Siregar atau yang biasa disapa Bang Ersa, merupakan wartawan Indonesia yang bekerja pada salah satu stasiun TV Indonesia. Dalam tugasnya sebagai wartawan ia dikenal sebagai sosok yang ulet.
Dalam karirnya sebagai jurnalis sejak tahun 1978, siapa sangka jika dalam tugasnya meliput GAM (Gerakan Aceh Merdeka) menjadi akhir dalam tugasnya sebagai seorang jurnalis. Tepat 29 Desember 2003 ia dinyatakan tewas diterjang peluru.
Ersa bersama dua orang rekannya yakni Fery Santoro selaku juru kamera dan Rahmatsyah selaku sopir, sore itu 29 Juni 2003 setelah melaksanakan shalat ashar di salah satu masjid yang berada di Kuala Langsa, mereka hendak bertolak ke Lhokseumawe untuk kembali ke pos mereka seusai melakukan peliputan hasil operasi pasukan Marinir TNI (Tentara Nasional Indonesia). 
Dalam perjalanan mereka dihadang oleh sekelompok pria bersenjata yang memaksa mereka untuk turun. Sekelompok orang yang muncul dari kiri kanan selokan tersebut merupakan pemuda GAM. Akhirnya sejak saat itu juga mereka menjadi tawanan pemuda GAM tersebut. Namun, bukan hanya mereka bertiga saja yang turut menjadi tawanan, melainkan juga ada dua orang wanita lainnya yakni Safrida dan Soraya yang merupakan warga sipil. Selama perjalanan mata mereka ditutup, hanya ketika mereka tiba ditujuan barulah mata mereka dibuka. 
Sepekan setelah mereka disandra, Ishak Daud selaku panglima GAM melakukan konfrensi pers dengan RCTI guna memberitahukan keadaan mereka. Pada saat itu juga mereka diizinkan untuk menelpon anggota keluarganya. Hingga Desember 2003 mereka tak kunjung dibebaskan. Ishak akan membebaskan mereka asal TNI mau menyetujui gencatan senjata yang dilakukan selama dua hari di lokasi pembebasan tawanan. Namun pihak TNI tak menyetujui hal tersebut, mereka meminta tawanan diletakkan disuatu tempat lalu dijemput. Sementara pihak GAM bersikeras untuk melakukan penyerahan langsung.
Pada 17 Desember 2003 pihak GAM membebaskan Rahmatsyah, dengan bebasnya Rahmatsyah ini memberi harapan pada anggota keluarga dan RCTI terhadap Ersa dan Fery. 27 Desember 2003 Ishak mengatakan akan menyerahkan tawanan melalui TNI. Namun hingga Senin, 29 Desember 2003 belum juga ada kesepakatan antara pihak GAM dan TNI. Hingga siang harinya terjadi gencatan senjata antara pihak GAM dan TNI di Desa Kuala Manihan. Pada saat gencatan senjata terjadi Ersa juga berada dilokasi bersama sejumlah anggota GAM. Kondisi gencatan senjata yang berada dalam jarak pandang yang terhalang alang-alang tinggi itu menewaskan Ersa Siregar yang berada dalam pihak GAM. 
Jenderal TNI Ryamizard Ryacudu yang saat itu menjabat sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat membenarkan Ersa meninggal karena peluru tentara. “Kan, Ersa ada di pihak GAM,” ungkap Ryamizard, di Jakarta, Selasa, 30 Desember 2003 (dikutip dari Liputan6.com).
Sementara juru kamera RCTI Ferry Santoro baru dibebaskan pada 16 Mei 2004, setelah dilakukan negosiasi dengan kelompok pemberontak itu. [AAM/263]
Baca Juga:  Syair Kematian

Vidio Untuk Anda

Video thumbnail
AFTER MOVIE KONGRES XX
01:51
Video thumbnail
Meta-Talk: Problematika Ormawa | Episode #12
43:26
Video thumbnail
Meta-Talk: Kuliah Luar Negeri Bersama IISMA | Episode #11
41:47
Video thumbnail
MAY DAY - AKSI HARI BURUH | 1 Mei 2023 | Video Jurnalistik
05:51
Video thumbnail
TOLAK UU CIPTA KERJA | 6 April 2023 | Video Jurnalistik
08:38
Video thumbnail
Meta-Talk: Nahkoda Baru Kampus Hitam | Episode #10
58:48
Video thumbnail
After Movie Kongres XIX
01:52
Video thumbnail
Meta-Talk: Mengenal Metanoiac | Episode #9
21:08
Video thumbnail
Video Pengenalan Lembaga Pers Mahasiswa Politeknik Negeri Ujung Pandang 2021-2022
03:47
Video thumbnail
Meta-Talk: Esensi Pengaderan | Episode #8
43:18
Video thumbnail
Meta-Talk: Pers Mahasiswa Dapat Dipercaya(?) | Episode #7
16:18
Video thumbnail
Meta-Talk: Industri Kreatif | Episode #6
15:44
Video thumbnail
Kilas Balik 11 April 2022 | Video Jurnalistik
09:43
Video thumbnail
Meta-Talk: Feminisme | Episode #5
16:13
Video thumbnail
Gelap Terang Kampus Hitam | Video Jurnalistik
15:52
Video thumbnail
Kantin Fana 2 | Video Jurnalistik
03:06
Video thumbnail
Meta-Talk: Self Love | Episode #4
08:11
Video thumbnail
Meta-Talk: Mahasiswa Berprestasi di Luar Jurusannya | Episode #3
10:04
Video thumbnail
Meta-Talk: Mahasiswa vs Organisasi | Episode #2
16:26
Video thumbnail
Meta-Talk: Tahun Baru Bersama Direktur | Episode #1
32:01
Video thumbnail
Menilik Realisasi Janji Pembenahan Kantin | Short Documentary | PERSMA PNUP
10:15
Video thumbnail
Catatan 8 Oktober | Short Documentary | Persma PNUP | Omnibus Law
14:08
Video thumbnail
Suara Demonstran Omnibus Law | 14 Agustus 2020 | Persma PNUP
08:01
Video thumbnail
Opini Mereka Tentang Peran Media di Masa Pandemi COVID-19 | PERSMA PNUP #5
08:58
Video thumbnail
Mahasiswa VS Corona | Pers Mahasiswa Politeknik Negeri Ujung Pandang | Covid-19 | Video Jurnalis #4
10:01
Video thumbnail
New Year New Hope. Kampus 2 Politeknik Negeri Ujung Pandang. Vidio Jurnlistik Persma PNUP #2
08:59
Video thumbnail
Kantin Fana, Video Junrlis Pemindahan Kantin PNUP #1
08:09
Video thumbnail
Pendapat Sivitas Kampus Mengenai WC yang ada di PNUP
04:24
Video thumbnail
DIKLAT BELA NEGARA MABA PNUP 2018 - RINDAM XIV HASANUDDIN
17:19
Video thumbnail
Bela Negara 2018
01:00
Video thumbnail
Wawancara Pengenalan Lembaga PKKMB 2018
02:19
Video thumbnail
CARAKA Malam Bela Negara Mahasiswa Baru Politeknik Negeri Ujung Pandang 2018
01:58
Video thumbnail
Dokumentasi Aksi 2 Mei 2018 oleh Aliansi Mahasiswa Politeknik Negeri Ujung Pandang
10:06
Video thumbnail
Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2018
01:01
Video thumbnail
Pendidikan Pers Mahasiswa Politeknik Negeri Ujung Pandang 2018
01:00
Video thumbnail
Kunjungan Media Online Rakyatku dan Harian Fajar
01:01
Video thumbnail
Tahap Wawancara Anggota Baru Pers Mahasiswa Politeknik Negeri Ujung Pandang
01:01

Bagikan:

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

BERITA TERBARU