METANOIAC.id Olahan Kelapa Desa Nisombalia dikembangkan Tim Program Kreativitas Mahasiswa Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-PM) PAREDE BUGIS Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) melalui penyuluhan dan pelatihan produksi sebagai upaya meningkatkan nilai tambah potensi kelapa bagi Karang Taruna Maccini Sombala di Desa Nisombalia, Kabupaten Maros.
Kegiatan yang berlangsung di Kantor Desa Nisombalia pada Sabtu–Minggu (27–28/6/2026) tersebut merupakan bagian dari program pemberdayaan masyarakat yang bertujuan meningkatkan kapasitas mitra dalam mengolah potensi kelapa lokal menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi. Selain itu, program ini juga menjadi upaya melestarikan pengolahan Minyak Parede sebagai salah satu kearifan lokal masyarakat Bugis.
Selama kegiatan, peserta memperoleh penyuluhan mengenai potensi pemanfaatan kelapa beserta peluang pengembangan produk turunannya. Materi kemudian dilanjutkan dengan praktik langsung pembuatan empat jenis produk olahan, yakni Minyak Parede, Virgin Coconut Oil (VCO), Kerak Minyak, dan Bajabu atau abon kelapa.
Dalam proses pembuatan Minyak Parede, tim PKM-PM turut memperkenalkan teknik pemisahan skim sebagai inovasi dalam proses produksi. Seluruh rangkaian kegiatan dikemas secara interaktif melalui penyampaian materi, demonstrasi, praktik langsung, diskusi, serta pendampingan kepada peserta selama proses pengolahan berlangsung.
Ketua Tim PKM-PM PAREDE BUGIS, Miftah Farid, mengatakan program tersebut diharapkan dapat mengubah cara pandang masyarakat terhadap kelapa yang selama ini hanya dianggap sebagai komoditas biasa.
“Melalui PAREDE BUGIS, kami ingin mendorong masyarakat, khususnya Karang Taruna Maccini Sombala, agar tidak hanya melihat kelapa sebagai komoditas biasa, tetapi sebagai potensi lokal yang dapat dikembangkan menjadi berbagai produk bernilai tambah. Kami berharap pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh melalui kegiatan ini dapat terus diterapkan dan ditularkan kepada masyarakat secara berkelanjutan,” ujarnya.
Perwakilan Karang Taruna Maccini Sombala, Wandi, mengaku kegiatan tersebut memberikan wawasan baru mengenai pemanfaatan kelapa sebagai produk olahan yang memiliki nilai ekonomi.
“Kegiatan ini memberikan kami pengetahuan baru tentang bagaimana kelapa dapat diolah menjadi berbagai produk. Kami berharap keterampilan yang kami dapatkan bisa terus dikembangkan dan dibagikan kepada masyarakat lainnya,” katanya.
Melalui program PAREDE BUGIS, tim PKM-PM PNUP berharap Karang Taruna Maccini Sombala dapat menjadi penggerak dalam pengembangan produk olahan kelapa di Desa Nisombalia. Program ini selanjutnya akan berfokus pada penguatan pengemasan dan pelabelan produk, manajemen keuangan, pemasaran digital, serta monitoring dan evaluasi agar pemberdayaan masyarakat dapat berjalan secara berkelanjutan. [SA/467]

