Rabu, Mei 22, 2024

TAG

Puisi

Menjadi Saksi

Aku di sini di dalam gelap sunyi malam Menjadikan sajadah ini sebagai alas dan menjadi saksi kepedihanku Berdoa semoga keadaan kembali membaik Namun sangat sulit untuk berhasil...

Buku Tua

Di ruang sunyi ini Aku duduk bersamamu Dengan debu tebal yang menempel Dan bau kertas yang menyengat   Hanyalah suara sendiri terdengar Memantul dari perkataanmu Menjelma menjadi kalimat indah dan anggun Kemudian...

Negeriku

Negeriku yang amat dicintai Mungkin ungkapan ini Hanyalah alibi Karena tak mampu memaknai   Penderitaan di sana sini Tidak menggetarkan hati ini Kekacauan yang melanda Tidak menggerakkan jiwa   Perkataan cinta Sekedar untaian kata Tidak berlandaskan...

Buku Purba

Di penjuru dunia Namamu amat terkenal Hingga tak ada, Yang tak mengenal   Ragamu menyimpan Berjuta kata Jiwamu menyembunyikannya Yang berharga   Lantas, mengapa kau dihiraukan? Mungkin, kau nampak lusuh Dan berdebu Hingga kini tak lagi menawan    Penulis...

Kerinduan Perpustakaan

Lama kita tak bersua Hanya sepi menemaniku Berharap kau segera tiba Setiap saatku menunggu   Datanglah Agar sunyi tak menyelimutiku Ada banyak yang inginku ungkap Namun kau tak jua nampak   Kumohon datanglah Walau hanya...

Halte Kritisku

"Orang biasa sekaligus tukang khayal yang ingin melihat sila kelima dari pancasila terealisasikan" Di halte ini Aku menunggu dan termangu Memandangi keramaian kota Di antara deru suara angin Penampakan...

Bilas Pecahan

Raup pecahan itu Bilas kemungkinan dalam waktu Gapai kembali, kembali gapai Tikam dan bereskan yang terbengkalai   Gerakkan kembali jemari Usapkan ia pada secercak kertas putih Resapi tiap gelak penggerak Menguntai berikan...

Tapi Rekayasa Beban

Kadang letupan dihaluskan waktu Menjelajah terjangan dengan perlahan Bumbu apakah yang menabur di pikiran Melintang menyembunyikan, membunyikan kesamaran Pilihan untuk meletakkan Memang adalah pilihan Tapi rekayasa beban Seolah-olah beratkan genggaman Ingatlah, kala...

Pagi yang Cerah

Daun puspa melambai di balik jendela kamarku Kala fajar mulai merona saat itu   Angin sejuk pun menyapa berlalu Telah membuatku terjaga dari tidur   Sejuk itu menyerap kalbu Membelai bunga...

Gelombang di Balik Abar-abar

Sisa masa lalu kembali Hadir dalam deringnya menghapus benci Yang tertuju pada sesosok pribadi Lihai menukik, tajam menghinggapi Gelombang yang terasa di balik abar-abar Menderai cucuran kabar dalam getar Ada...
- Advertisement -