PNUP Adakan Wisuda 2 Gelombang di 2022, Simak Alasannya

Jadwal wisuda
. Tangkapan layar jadwal Wisuda Tahun 2022 di Kalender Akademik PNUP Tahun Akademik 2021/2022
[Sumber: poliupg.ac.id]

METANOIAC.id Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) pada tahun ini akan menggelar wisuda menjadi dua gelombang yaitu pada bulan Agustus dan Oktober. Hal tersebut telah dijadwalkan dalam Kalender Akademik PNUP Tahun Akademik 2021/2022.

Pertimbangan ini dalam hal wisuda dua gelombang telah melalui proses yang panjang. Beberapa alasan dibalik keputusan tersebut ialah terkait dengan akan dibukanya pendaftaran CPNS Tahun 2022 dan juga masa studi tepat waktu dari mahasiswa akan berpengaruh pada akreditasi kampus.


Menanggapi hal tersebut, Ahmad Zubair Sultan selaku Wakil Direktur I (WD I) menjelaskan terkait metode yang nantinya akan diterapkan untuk acara wisuda Tahun 2022.


“Metodenya cukup sama, hanya saja memang pertimbangan pertama yaitu kapasitas Auditorium itu sendiri, makanya dibagi dua. Selama ini kita membuat tiga hari kemudian terdistribusi dua kali, mudah-mudahan wisuda dua gelombang ini dapat terlaksana satu hari per gelombang dan jika memang misalnya sama, tetapi kemungkinan jumlah wisudawan pada Agustus nanti itu lebih sedikit daripada Oktober mendatang,” jelas Ahmad Zubair pada Rabu (27/4). 


Ahmad Zubair juga mengungkapkan bahwa kemungkinan di bulan Agustus belum 100% rampung bagi mahasiswa yang akan di wisuda. Dikarenakan beberapa mahasiswa belum menyelesaikan tugas akhirnya, kecuali bagi Program Studi (Prodi) yang telah siap untuk melakukan ujian sidang.


Ia juga menambahkan bahwa tahun lalu hanya jurusan Akuntansi yang mendapatkan pembekalan sebelum wisuda. Maka pada tahun ini ditargetkan semua Prodi dapat mengikuti pembekalan untuk pengembangan karir sebelum wisuda. 


Di akhir ia menyampaikan harapannya agar nantinya para serapan dari industri semakin meningkat, terutama dalam bidang kerja sama.


"Dengan harapan itu bisa meningkatkan serapan industri dan juga terutama di bidang kerja sama, mungkin bisa mensupport karena Prodi yang dibuka di Kolaka itu memang pihak industri yang meminta. Jika banyak Prodi seperti itu maka daya serapan industri semakin tinggi," tutupnya.  [ICU/368 WIE/383]

Posting Komentar

0 Komentar