Meraih Keberkahan Ramadan dengan Menjadi Pribadi yang Mujahadah dan Muhasabah

Sambutan. Sambutan oleh Ketua Jurusan Teknik Elektro pada pembukaan Tabligh Akbar di Masjid Ulil Al-Baab, Senin (18/4). [OTW/379]

METANOIAC.id Himpunan Mahasiswa Elektro (HME) Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) kembali menggelar agenda tahunan Tabligh Akbar yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama di Masjid Ulil Al-Baab Kampus 1 PNUP, Senin (18/4).

Ketua Jurusan (Kajur) Teknik Elektro, Ahmad Rizal Sultan membuka acara ini secara resmi. Dalam sambutannya, ia berterimakasih kepada Teamwork yang telah mengorganisir acara dan Keluarga Muslim Politeknik Indonesia (KAMUPI) PNUP yang telah memberikan fasilitas sehingga acara ini dapat berlangsung dengan lancar.

“Kami tetap mendukung kegiatan seperti ini. Saya harap kedepannya kegiatan ini dapat tetap terlaksana dan peserta yang hadir juga lebih banyak,” ungkapnya.

[Baca juga: Jelang Lebaran, Ini 5 Tradisi yang Paling Ditunggu].

[Baca juga: Ramadan Tidak Bermedsos].

[Baca juga: Kemenangan; Setelah Ramadan Beranjak Pergi].

Tabligh Akbar tahun ini mengusung tema “Membangun Pribadi yang Mujahadah dan Muhasabah Pada Bulan Ramadhan yang Penuh Berkah”. 

Makna dari tema tersebut ialah kita dapat menggali informasi dan menambah pengetahuan agar kita dapat lebih bermujahadah atau lebih serius dalam menjalankan ibadah, kemudian dilanjutkan dengan bermuhasabah atau mengintropeksi diri terhadap kekurangan diri masing-masing agar kita mampu menjadi pribadi yang lebih baik di bulan Ramadan ini.

Tema tersebut sekaligus menjadi judul ceramah yang dibawakan oleh H. Muhammad Zakaria Zainal yang secara antusias diikuti seluruh tamu undangan.

Ceramah. Pemberian ceramah oleh H. Muhammad Zakaria Zainal kepada peserta Tabligh Akbar di Masjid Ulil Al-Baab, Senin (18/4). [OTW/379]

Kegiatan ini terbuka untuk umum dan dihadiri sivitas akademika PNUP seperti Kajur Teknik Elektro, beberapa Ketua Program Studi (Kaprodi) Jurusan Teknik Elektro, dosen-dosen, dan Mahasiswa PNUP.

Suasana. Suasana di Mesjid Ulil Al-Baab dari sisi akhwat saat menunggu waktu buka puasa, Senin (18/4). [PQR/374]


Suasana. Suasana di Mesjid Ulil Al-Baab dari sisi ikhwan saat menunggu waktu buka puasa, Senin (18/4). [OTW/379]

Selain dirangkaikan dengan buka puasa bersama, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penyerahan sembako kepada panti asuhan Nurul Amal secara simbolis oleh Kajur Teknik Elektro.

Sembako. Penyerahan sembako kepada Panti Asuhan Nurul Amal oleh Kajur Teknik Elektro di Masjid Ulil Al-Baab, Senin (18/4). [OTW/379]

Dijumpai setelah Tabligh Akbar dan buka puasa bersama, Umar Yusuf selaku Koordinator Teamwork mengatakan kegiatan ini sudah menjadi agenda rutin dari HME dalam dua tahun terakhir dan tahun ini lebih meriah dari tahun sebelumnya.

“Perbedaan Tabligh Akbar tahun lalu dan sekarang terletak pada jumlah massanya yang meningkat. Di mana tahun lalu masih dalam keadaan darurat Covid-19 yang menyebabkan peserta tidak dapat berbaur satu sama lain lantaran dibatasi oleh jarak sebagai upaya pencegahan Covid-19 sehingga acaranya tidak semeriah hari ini,” jelasnya.

Lebih lanjut ia berharap melalui kegiatan ini kita dapat menyambung tali silaturahmi antar sesama lembaga internal dan sivitas akademika PNUP di bulan Ramadan, terkhusus teman-teman mahasiswa di kampus agar kita dapat bermujahadah dan bermuhasabah dari materi yang didapatkan selama kegiatan berlangsung. [PQR/374 NFL/348]

Posting Komentar

0 Komentar