Jumat, Mei 24, 2024

Bebas Berekspresi “Darurat Demokrasi Masih Banyak yang Apatis”

| METANOAIC | Torehan Tinta Pergerakan |                          | METANOAIC | Torehan Tinta Pergerakan |                          | METANOAIC | Torehan Tinta Pergerakan |

Orasi. Persembahan orasi oleh perwakilan UKM Bahasa PNUP di Mimbar Bebas Ekspresi, Jumat (10/12). [AN/336]


METANOIAC.id Tepat dua hari yang lalu, 10 Desember 2021 merupakan peringatan hari Hak Asasi Manusia (HAM) Internasional. Hak asasi yang melekat pada diri manusia tentunya berlaku di mana saja, kepada siapa saja, dan kapan saja, maka tak heran jika peringatan hari HAM diwarnai dengan aksi-aksi masyarakat untuk menyuarakan pendapat mereka.

Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Politeknik Negeri Ujung Pandang  (BEM KMPNUP) dalam memperingati hari HAM Internasional, telah menggelar Mimbar Bebas Ekspresi di samping gedung Administrasi PNUP yang dibuka untuk seluruh mahasiswa PNUP dalam menyampaikan aspirasinya. Dalam kegiatan ini BEM telah mengonsep kegiatan tersebut dengan tema “Darurat Demokrasi Masih  Banyak yang Apatis”.

Kegiatan ini dimulai dengan membuka lapak baca, di mana diberikan ruang baik kepada Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) maupun Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) untuk membuka lapaknya masing-masing. Pada kegiatan lapak baca terlihat hanya dua lembaga yang ikut andil yakni Himpunan Mahasiswa Sipil (HMS) dan  Himpunan Mahasiswa Akuntansi (HMA), ditambah dengan lapak Individu yang disediakan oleh Anugerah Banten mahasiswa Jurusan Teknik Sipil.

Dalam prosesnya, kegiatan ini sempat diamankan sejenak dikarenakan cuaca yang tiba-tiba hujan, namun setelah itu kembali dilanjutkan. Sekitar pukul 16.10 WITA kegiatan ini dilanjutkan dengan mempersilahkan seluruh perwakilan HMJ, UKM, maupun mahasiswa lainnya untuk menyuarakan hak-haknya melalui orasi, akustik, teatrikal, dan puisi. 
Dibuka dengan orasi yang dibawakan oleh Anugerah Banten, dalam orasinya ia menyampaikan kritik atas pemerintahan Jokowi dan Ma’ruf Amin serta dilanjutkan dengan kritik terhadap pihak birokrasi PNUP. “Tetaplah jadi  manusia teman-teman. Jangan menjadi anjing yang membiarkan mahasiswanya makan dan minum bersama lalat di kantin yang berada dekat tempat sampah,” kata Banten dalam orasinya, Jumat (10/12).

Tidak hanya Banten, banyak dari kalangan mahasiswa PNUP yang ikut terlibat dalam menyampaikan aspirasinya seperti persembahan puisi dari HMTK, orasi dari HMS, akustik dari HMAN dan lainnya. Terhitung ada 16 penampilan dari perwakilan lembaga internal PNUP serta mahasiswa yang membawa nama pribadi.

Rizky Abadi Putra selaku Presiden BEM periode 2021/2022 mengatakan bahwa kegiatan Mimbar Bebas Ekspresi  ini sebagai alat untuk memantik kembali gerakan teman-teman mahasiswa.  “Jadi awalnya memang sengaja didesain oleh teman-teman Kementrian Kajian dan Aksi Strategi (Kastra) sebagai momen di hari HAM. Jadi momen bukan hanya sebagai momentum sebenarnya, tetapi ini alat untuk memantik kembali gerakannya teman-teman. Makanya grand design yang diangkat adalah seperti yang tertulis di keranda sana  yaitu Darurat Demokrasi Masih Banyak yang Apatis,” jelasnya, Jumat (10/11).

Perbedaan konsep kegiatan tahun lalu dan tahun ini adalah aksi tahun lalu dirangkaikan dengan berjalan melewati kantin menuju pelataran Gedung Direktorat, pengucapan sumpah mahasiswa, menyanyikan  mars mahasiswa, hingga berdiskusi dengan pihak birokrasi. Sedangkan tahun ini lebih condong kebebasan bagi siapapun yang ingin membuka lapak baca, orasi, teatrikal, akustik, dan puisi.

Suksesnya acara ini juga dikarenakan beberapa alat dan perlengkapan yang disiapkan oleh lembaga internal PNUP. “Itu kesyukuran sebenarnya dari kawan-kawan lembaga internal karena beberapa alat tadi termasuk poster dan panji-panji itu dari lembaga-lembaga. Sound System dari UKM SENIOR, toa dari HMS dan HMA. BEM hanya sebagai wadah merangkul teman-teman dan semua perlengkapan disiapkan dari teman-teman lembaga,” ucap Abadi.

Ditanya persoalan Direktur PNUP yang sedang tidak berada di lingkungan kampus, Abadi cukup menyayangkan hal tersebut. “Secara prinsip memang dari pimpinan mendukung gerakan ini, cuma yang disayangkan adalah itu, belum sempat hadir di kegiatan ini, cuma sebenarnya didukung sama WD I,” ucapnya.

Setelah melakukan kegiatan seperti ini, pihak BEM akan membuka ruang untuk konsolidasi bersama pimpinan guna menyampaikan semua aspirasi mahasiswa yang disampaikan pada 10 Desember 2021.
Memo. Izin yang dikeluarkan dalam bentuk memo oleh WD I untuk kegiatan Mimbar Bebas Ekspresi. [IST]

Pada kegiatan ini BEM tidak melakukan perizinan secara formal. Namun,  pihak BEM hanya memberikan pemberitahuan kepada WD  I tentang akan diadakannya  kegiatan ini. “Izin itu saya tidak secara formal, dalam artian saya tidak bikin surat izin, saya cuman pemberitahuan kepada WD I akan ada aksi seperti ini, saya katakan tidak perlu izin cukup memo saja yang kita buat Pak, dan itu diamini oleh WD I,” ucap Abadi.

Abadi juga berharap agar kesadaran untuk melihat kepelikan yang ada di kampus kembali terpantik. “Harapan yang paling idealnya itu, muncul kesadaran. Harapan ke biro semoga untuk kedepannya bisa didukung seperti alat-alatnya langsung disediakan dari biro dan sebagainya. Kedua, beberapa aspirasi dari mahasiswa tadi melalui orasi dan puisi diharapkan ada semacam feedback dari birokrasi, seperti terkait jam malam, ada yang kritisi kantin, semoga itu bisa jadi bahan evaluasilah untuk birokrasi. Dalam kegiatan ini tidak ada aksi anarkis di sini kita melihat kreatifitasnya teman-teman lembaga,” harapnya.

Lilis Suryani selaku Ketua II HMS PNUP berharap setelah kegiatan ini semua teman-teman mahasiswa bisa menyuarakan aspirasinya. “Menyuarakan pendapat tanpa ada penindasan, bebas dalam berekspresi di mana pun dan kapan pun itu, yang penting dalam lingkup yang benar. harapan ke biro juga yang jelas, dan juga harapan kita cuma satu yaitu agar aspirasi kita didengarkan dan diwujudkan sesuai dengan yang kita harapkan,” harapnya, Jumat (10/12). [NTA/320 NFL/348]

Baca Juga:  Peletakan Batu Pertama, Simbolis Pengembangan Masjid Ulil Albab PNUP

Vidio Untuk Anda

Video thumbnail
AFTER MOVIE KONGRES XX
01:51
Video thumbnail
Meta-Talk: Problematika Ormawa | Episode #12
43:26
Video thumbnail
Meta-Talk: Kuliah Luar Negeri Bersama IISMA | Episode #11
41:47
Video thumbnail
MAY DAY - AKSI HARI BURUH | 1 Mei 2023 | Video Jurnalistik
05:51
Video thumbnail
TOLAK UU CIPTA KERJA | 6 April 2023 | Video Jurnalistik
08:38
Video thumbnail
Meta-Talk: Nahkoda Baru Kampus Hitam | Episode #10
58:47
Video thumbnail
After Movie Kongres XIX
01:52
Video thumbnail
Meta-Talk: Mengenal Metanoiac | Episode #9
21:08
Video thumbnail
Video Pengenalan Lembaga Pers Mahasiswa Politeknik Negeri Ujung Pandang 2021-2022
03:47
Video thumbnail
Meta-Talk: Esensi Pengaderan | Episode #8
43:18
Video thumbnail
Meta-Talk: Pers Mahasiswa Dapat Dipercaya(?) | Episode #7
16:18
Video thumbnail
Meta-Talk: Industri Kreatif | Episode #6
15:44
Video thumbnail
Kilas Balik 11 April 2022 | Video Jurnalistik
09:43
Video thumbnail
Meta-Talk: Feminisme | Episode #5
16:13
Video thumbnail
Gelap Terang Kampus Hitam | Video Jurnalistik
15:52
Video thumbnail
Kantin Fana 2 | Video Jurnalistik
03:06
Video thumbnail
Meta-Talk: Self Love | Episode #4
08:11
Video thumbnail
Meta-Talk: Mahasiswa Berprestasi di Luar Jurusannya | Episode #3
10:04
Video thumbnail
Meta-Talk: Mahasiswa vs Organisasi | Episode #2
16:26
Video thumbnail
Meta-Talk: Tahun Baru Bersama Direktur | Episode #1
32:01
Video thumbnail
Menilik Realisasi Janji Pembenahan Kantin | Short Documentary | PERSMA PNUP
10:15
Video thumbnail
Catatan 8 Oktober | Short Documentary | Persma PNUP | Omnibus Law
14:08
Video thumbnail
Suara Demonstran Omnibus Law | 14 Agustus 2020 | Persma PNUP
08:01
Video thumbnail
Opini Mereka Tentang Peran Media di Masa Pandemi COVID-19 | PERSMA PNUP #5
08:58
Video thumbnail
Mahasiswa VS Corona | Pers Mahasiswa Politeknik Negeri Ujung Pandang | Covid-19 | Video Jurnalis #4
10:01
Video thumbnail
New Year New Hope. Kampus 2 Politeknik Negeri Ujung Pandang. Vidio Jurnlistik Persma PNUP #2
08:59
Video thumbnail
Kantin Fana, Video Junrlis Pemindahan Kantin PNUP #1
08:09
Video thumbnail
Pendapat Sivitas Kampus Mengenai WC yang ada di PNUP
04:24
Video thumbnail
DIKLAT BELA NEGARA MABA PNUP 2018 - RINDAM XIV HASANUDDIN
17:19
Video thumbnail
Bela Negara 2018
01:00
Video thumbnail
Wawancara Pengenalan Lembaga PKKMB 2018
02:19
Video thumbnail
CARAKA Malam Bela Negara Mahasiswa Baru Politeknik Negeri Ujung Pandang 2018
01:58
Video thumbnail
Dokumentasi Aksi 2 Mei 2018 oleh Aliansi Mahasiswa Politeknik Negeri Ujung Pandang
10:06
Video thumbnail
Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2018
01:01
Video thumbnail
Pendidikan Pers Mahasiswa Politeknik Negeri Ujung Pandang 2018
01:00
Video thumbnail
Kunjungan Media Online Rakyatku dan Harian Fajar
01:01
Video thumbnail
Tahap Wawancara Anggota Baru Pers Mahasiswa Politeknik Negeri Ujung Pandang
01:01

Bagikan:

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

BERITA TERBARU