Searching...
Kamis, 16 September 2021

Pelatihan. Kegiatan PKM melalui pelatihan kewirausahaan oleh Jurusan Administrasi Niaga di Kampung Buntusu. [Ist]

Penulis: Nur Alam La Nafie 

METANOIAC.Id Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) melalui kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) mengadakan kegiatan pelatihan kewirausahaan di Kampung Buntusu, Kelurahan Buntusu, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar untuk meningkatkan pemberdayaan Majelis Taklim Nurul Islam Buntusu. Kegiatan ini mendapat dukungan dana dari PNUP dan dilaksanakan di Kampung Buntusu pada tanggal 4 Juli 2021 oleh tim dosen yang diketuai oleh Nur Alam La Nafie dengan anggota Yayu Meiniza Zainiar, H. Muh. Tang, dan Tjare A. Tjambolang, selaku dosen jurusan Administrasi Niaga PNUP dan beberapa mahasiswa, yakni Briora Tasik Langi’ Kalua’ dan Iffah Afifah Za.

Kegiatan pemberdayaan perempuan yang dilakukan di Kampung Buntusu bertujuan untuk Ibu-Ibu Majelis Taklim Nurul Islam Buntusu agar menjadi mandiri dan memiliki kemampuan untuk memajukan diri ke arah kehidupan yang lebih baik secara berkesinambungan. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk pemberdayaan perempuan, yaitu dengan meningkatkan keterampilan masyarakat ibu-ibu Majelis Taklim Nurul Islam Buntusu agar dapat meningkatkan kesejahteraan keluarganya. 

Sebagian besar penduduk Buntusu terdiri dari petani, tukang kebun, pedagang sayur, dan pekerja lepas pada kawasan industri Makassar. Selama masa pandemi COVID-19, para pekerja lepas pada kawasan industri Makassar diberhentikan dari pekerjaannya. Hal ini berdampak pada penghasilan mereka dan menjadi kendala pada ekonomi keluarga. Salah satu cara mengatasi kendala ekonomi keluarga, ibu-ibu Majelis Taklim Nurul Islam Buntusu telah terlibat dalam kegiatan usaha kecil salah satunya mengelola warung. Namun, hasil yang diperoleh dari usaha kecil tersebut kurang maksimal, untuk meningkatkan penghasilan usahanya, Program Kemitraan Masyarakat (PKM) melaksanakan pelatihan kewirausahaan berupa pelatihan pengolahan ayam menjadi abon ayam, nugget ayam, dan dimsum ayam, serta pelatihan penjaminan mutu produk, pengemasan, pemasaran, dan manajemen usaha kecil. Tak hanya itu, metode lain yang diberikan terdiri dari aspek produksi, aspek pemasaran, aspek manajemen usaha kecil, dan praktek langsung dengan menggunakan peralatan yang disediakan, serta pendampingan dalam setiap kegiatan.

Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini menjadikan ibu-ibu Majelis Taklim Nurul Islam Buntusu terampil dalam menjalankan usaha kecil dan mendukung pencapaian usaha yang maksimal dalam menciptakan produk abon ayam, nugget ayam, dimsum ayam dan jenis olahan lainnya, serta terampil dalam manajemen mutu produk, pengemasan produk, dan manajemen usaha kecil, sehingga mampu membuat produk yang berkualitas, dan pengemasan produk yang lebih menarik sehingga ibu-ibu Majelis Taklim Nurul Islam Buntusu dapat menjalankan usaha lebih baik lagi.

0 komentar: