Rabu, Mei 22, 2024

KAMPUS HITAM, KAMPUS GAIB

| METANOAIC | Torehan Tinta Pergerakan |                          | METANOAIC | Torehan Tinta Pergerakan |                          | METANOAIC | Torehan Tinta Pergerakan |
Dua dekade setelah era orde baru telah berlalu, dan terlepas dari jeratan otoritas sistem yang otoriter, kini sistem yang kemudian menjel­ma kembali menjadi neo orde baru dan dibungkus dengan kemasan yang lebih seksi dan kerap menga­tasnamakan kemanusiaan. Perebutan demokrasi yang diinisiasi oleh maha­siswa yang biasa kita dengar dengan istilah people power, yang kemudian mampu bermetamorfosis menjadi demokrasi, kedaulatan, dan kebe­basan berpendapat di muka umum.
Mahasiswa merupakan kekuatan intelektualitas masyarakat untuk menuju suatu perubahan. Coba lihatlah apa yang terjadi di Tu­nisia, Mesir, Lybia, dan Siria pada tahun 2010 hingga 2011. Mahasiswa mengambil peranan penting dalam menggulingkan sebuah kekuasaan dan menggantinya dengan sebuah tonggak baru, yang mengedepank­an demokrasi. Mahasiswa memiliki kekuatan energi penuh dengan sifat kreatif, kritis, dan dinamis serta ke­pekaan yang tinggi pada masalah sosial. Mahasiswa yang merupa­kan satu satuan karakter, mampu menjadi satu gerakan besar yang bukan saja memperjuangkan suatu tujuan, namun berupaya membuat sejarah baru dalam sebuah pemba­ngunan masa depan suatu bangsa.
Kira-kira pengantar di atas merupakan hal yang sangat ideal yang sangat berbeda dengan realitas yang ada di lapangan (khususnya lingkun­gan PNUP). Potret kondisi yang se­menjak berlangsung mulai dari saya berstatus maba (kira-kira empat ta­hun lalu), menurut saya mengalami kemerosotan kualitas yang terhitung mulai dari empat tahun yang lalu. Saya berkata seperti ini, tidak serta merta tanpa landasan fakta lapangan. Saya memiliki fakta diantaranya:
Di tahun 2016, setiap pukul16:00 kantin-kantin dan gaze­bo, sudah dipadati mahasiswa yang lelah dengan aktivitas akademiknya dan menghilangkan lelah dengan cara duduk, pesan kopi, tak lupa sebatang rokok yang menempel di tangan. Pembahasannya beragam, mulai dari pembahasan eksistensi Tuhan, klub sepak bola, dan sam­pai pembahasan tindak pidana ko­rupsi kampus dua PNUP.
Mungkin kita tidak usah bahas sampai sana, jangan sampai penulis di skorsing atau di drop out karena membahas sembarang. Secara, kampus kita ter­kenal dengan anti kritiknya. Tapi itu dulu, semoga sekarang sudah tidak lagi dengan pemimpin yang baru. Mari kita doakan bersama semoga pemimpin yang baru kita (satu-sat­unya Prof. di PNUP) diberikan kes­ehatan dan tidak otoriter, aamiin. 
Selanjutnya di tahun 2017 saya merasa keganjilan dengan sudah jarangnya gazebo dipakai tempat di­skusi, tapi tidak untuk “kantin” yang senantiasa menjadi pusat semesta mahasiswa PNUP. Apalagi dengan hadirnya “kantin ucok” yang menja­di kantin revolusioner dan menjadi tempat yang melahirkan cikal bakal pemikiran dan orientasi revolusion­er. Kehadiran adik-adik baru, ma­hasiswa 2017 menjadi penyemangat kami bergerak dan terus mema­cu diri agar terus belajar, berharap ada penerus gerakan yang senan­tiasa mengawal isu-isu kampus.
Tapi harapan tersebut sema­kin hari, semakin redup, dikarenakan kebijakan kampus semakin me­nekan, terutama kasus premanisme yang dilakukan oleh pihak keamanan kemarin, yang sampai hati mengan­cam mahasiswa dengan menodong­kan senjata tajam. Belum lagi kebija­kan organisasi dalam hal pencairan dana kemahasiswaan dalam rang­ka penyelenggaraan kegiatan him­punan atau UKM yang sangat ribet.
Ditahun itu juga ada aksi be­sar-besaran aliansi mahasiswa PNUP yang diinisiasi oleh beberapa orang, dengan berbagai tuntutan dan kere­sahan. Aliansi tersebut hadir karena tidak adanya jantung organisasi kam­pus yaitu BEM. Beberapa tuntutan pun di layangkan, mulai dari trans­paransi anggaran, penolakan militeri­sasi kampus, sampai dengan pengem­balian pengaderan di semester satu. 
Perubahan suasana kampus dalam kurun waktu 2018 sampai sekarang itu sangat berbeda. Atmosfer yang hadir di dalam kampus tidak ubahnya seperti kuburan dan ka­mar mayat. Suasana yang sangat berubah dalam kampus tersebut ti­dak terlepas dari tanggung jawab dan peran pengurus lembaga. 
Saya mencoba menga­nalogikan lembaga sama halnya den­gan sirkus, jika sirkus tersebut kurang orang yang menyaksikan, itu berarti sirkus tersebut tidak menarik. Nah, sama halnya dengan lembaga kema­hasiswaan yang tidak menarik lagi untuk didatangi. Saya mengambil kesimpulan tersebut dengan melaku­kan kunjungan di beberapa lembaga. Saya melihat beberapa sekretariat lembaga yang seperti kamar mayat. Ada juga lembaga yang sepanjang harinya diisi dengan rapat, dan lem­baga yang diisi dengan orang-orang di dalamnya bermain game online. 
Ada juga satu fenomena yang membuat saya heran, dengan kehadiran alumni di dalam rapat agenda kemahasiswaan. Orientasi penalaran yang seharusnya menja­di perang dialektika di dalam rapat, itu menjadi sebuah penampakan penjajahan intelektual yang dikebi­ri oleh alumni dengan mengarah­kan kesana kemari adik-adik pen­gurus lembaganya. Dan di saat itu saya sadar, ternyata ada otoritas di atas ketua lembaga, yaitu “kakanda”. 
Dari sekian paparan kondisi yang berubah dari tahun ke tahun saya mengambil kesimpulan bahwa mahasiswa PNUP krisis orientasi. Mereka bergerak seakan sibuk dengan segala targe­tan mereka, tapi di sisi lain orien­tasi dari proses mereka di dalam kampus itu bias dan tidak memi­liki substansi dari tujuan mereka berkesibukan.
Tulisan ini dibuat semata-mata han­ya untuk bahan refleksi dan evaluasi diri. Kita mungkin sama-sama resah dengan kondisi kampus yang ada, tapi dengan keresahan yang ada, per­tanyaannya, apa yang kita lakukan? Silakan jawab dengan terus mengeval­uasi diri, karena “kau akan men­genali dirimu, pada saat kau sendiri” -imam Ali Bin Abi Thalib-

Penulis: Sultan Angga Prawira (Menteri Polhukam BEM)

Baca Juga:  Pengurus Baru HMAN Membuka Babak Baru Dalam Sebuah Perjuangan Yang Panjang

Vidio Untuk Anda

Video thumbnail
AFTER MOVIE KONGRES XX
01:51
Video thumbnail
Meta-Talk: Problematika Ormawa | Episode #12
43:26
Video thumbnail
Meta-Talk: Kuliah Luar Negeri Bersama IISMA | Episode #11
41:47
Video thumbnail
MAY DAY - AKSI HARI BURUH | 1 Mei 2023 | Video Jurnalistik
05:51
Video thumbnail
TOLAK UU CIPTA KERJA | 6 April 2023 | Video Jurnalistik
08:38
Video thumbnail
Meta-Talk: Nahkoda Baru Kampus Hitam | Episode #10
58:47
Video thumbnail
After Movie Kongres XIX
01:52
Video thumbnail
Meta-Talk: Mengenal Metanoiac | Episode #9
21:08
Video thumbnail
Video Pengenalan Lembaga Pers Mahasiswa Politeknik Negeri Ujung Pandang 2021-2022
03:47
Video thumbnail
Meta-Talk: Esensi Pengaderan | Episode #8
43:18
Video thumbnail
Meta-Talk: Pers Mahasiswa Dapat Dipercaya(?) | Episode #7
16:18
Video thumbnail
Meta-Talk: Industri Kreatif | Episode #6
15:44
Video thumbnail
Kilas Balik 11 April 2022 | Video Jurnalistik
09:43
Video thumbnail
Meta-Talk: Feminisme | Episode #5
16:13
Video thumbnail
Gelap Terang Kampus Hitam | Video Jurnalistik
15:52
Video thumbnail
Kantin Fana 2 | Video Jurnalistik
03:06
Video thumbnail
Meta-Talk: Self Love | Episode #4
08:11
Video thumbnail
Meta-Talk: Mahasiswa Berprestasi di Luar Jurusannya | Episode #3
10:04
Video thumbnail
Meta-Talk: Mahasiswa vs Organisasi | Episode #2
16:26
Video thumbnail
Meta-Talk: Tahun Baru Bersama Direktur | Episode #1
32:01
Video thumbnail
Menilik Realisasi Janji Pembenahan Kantin | Short Documentary | PERSMA PNUP
10:15
Video thumbnail
Catatan 8 Oktober | Short Documentary | Persma PNUP | Omnibus Law
14:08
Video thumbnail
Suara Demonstran Omnibus Law | 14 Agustus 2020 | Persma PNUP
08:01
Video thumbnail
Opini Mereka Tentang Peran Media di Masa Pandemi COVID-19 | PERSMA PNUP #5
08:58
Video thumbnail
Mahasiswa VS Corona | Pers Mahasiswa Politeknik Negeri Ujung Pandang | Covid-19 | Video Jurnalis #4
10:01
Video thumbnail
New Year New Hope. Kampus 2 Politeknik Negeri Ujung Pandang. Vidio Jurnlistik Persma PNUP #2
08:59
Video thumbnail
Kantin Fana, Video Junrlis Pemindahan Kantin PNUP #1
08:09
Video thumbnail
Pendapat Sivitas Kampus Mengenai WC yang ada di PNUP
04:24
Video thumbnail
DIKLAT BELA NEGARA MABA PNUP 2018 - RINDAM XIV HASANUDDIN
17:19
Video thumbnail
Bela Negara 2018
01:00
Video thumbnail
Wawancara Pengenalan Lembaga PKKMB 2018
02:19
Video thumbnail
CARAKA Malam Bela Negara Mahasiswa Baru Politeknik Negeri Ujung Pandang 2018
01:58
Video thumbnail
Dokumentasi Aksi 2 Mei 2018 oleh Aliansi Mahasiswa Politeknik Negeri Ujung Pandang
10:06
Video thumbnail
Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2018
01:01
Video thumbnail
Pendidikan Pers Mahasiswa Politeknik Negeri Ujung Pandang 2018
01:00
Video thumbnail
Kunjungan Media Online Rakyatku dan Harian Fajar
01:01
Video thumbnail
Tahap Wawancara Anggota Baru Pers Mahasiswa Politeknik Negeri Ujung Pandang
01:01

Bagikan:

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

BERITA TERBARU