Searching...
Rabu, 30 Juni 2021

 
Ilustrasi. Ilustrasi kebiasaan baru dengan metode online, Rabu (30/6). [AN/336]

METANOIAC.id Surat edaran nomor: 16/PL10/KM.05.01/2021 yang berisi bahwa setiap kegiatan lembaga Kemahasiswaan yang melibatkan mahasiswa PNUP harus dilakukan secara online dan harus mendapat izin kegiatan dari pimpinan PNUP mulai tanggal 21 Juni sampai dengan 2 Juli 2021.

Kemudian, surat penyampaian tertanggal 22 Juni 2021 dikeluarkan oleh Wakil Direktur I, Ahmad Zubair Sultan yang berisi pelaksanaan kegiatan dari tujuh lembaga harus dilakukan secara online atau ditunda diantaranya BEM KMPNUP, UKM KSR PMI 121, UKM Sepakbola, Centre for Applied ICT Research, Himpunan Mahasiswa Elektro, Himpunan Mahasiswa Mesin, dan UKM Karate.

Berdasarkan informasi yang dihimpun oleh crew Metanoiac, setelah surat edaran diterbitkan, pelaksanaan kegiatan oleh beberapa lembaga tersebut telah dilaksanakan.

Hal ini dibuktikan dengan penyelenggaraan anniversary BEM KMPNUP pada 22 Juni di Aula lt. 3 Gedung Direktorat bahkan dihadiri langsung oleh WD I.

"Ada surat izin (BEM) dibuat kembali setelah ada surat edaran," ucap Ahmad Zubair saat dikonfirmasi via Whatsapp saat dikonfirmasi, Rabu (30/6).

Selanjutnya, kegiatan Donor Darah Rutin II UKM KSR PMI 121 pada 22-24 Juni 2021 pukul 08.00-16.00 telah dilaksanakan. Ahmad Zubair mengatakan, kegiatan tersebut dilaksanakan di Poliklinik Kampus 1 PNUP. "Direktur izinkan pelaksanaannya karena tempat penyimpanan darah tidak tersedia di kampus 2," ucapnya.

Kegiatan berikutnya, Latihan Kegiatan Tingkat Menengah (LKTM) oleh BEM KMPNUP dengan pemberian materi pada 25-27 Juni lalu. Kegiatan tersebut bertujuan untuk membangun kembali persatuan dari mahasiswa di lingkup PNUP. "Artinya mereka (mahasiswa) dapat mengenal satu sama lain dan juga menambah wawasan," ucap Faturrahman selaku Wakil Presiden BEM saat ditemui di Gedung Elektro, Sabtu (26/6).

Sejak dikeluarkannya surat edaran,  Muhammad Ali selaku Presiden BEM mengatakan, LKTM tahun ini berhasil diselenggarkan meskipun pihaknya harus mengurus ulang untuk menyelenggarakan kegiatan dengan syarat 25% dari kapasitas penggunaan ruangan dan mematuhi prokes. "Mengurus ulang, termasuk surat izin kegiatan dibuat ulang. Saya punya surat izin kegiatan kemarin terbit tanggal 9 Juni, diperbarui lagi, dan surat terakhir terbit Jumat, 25 Juni jam 14.00 WITA. Rumit juga," jelasnya saat ditemui di Gedung Elektro.

Namun, saat live report pada Instagram Story dengan akun @bemkmpnup terlihat beberapa panitia tidak menggunakan masker.

"Saya akui tidak pakai protokol kesehatan kemarin itu (Kamis, 25/6) beberapa panitia dan beberapa peserta juga," ungkap Ali.

Ia beralasan kalau persiapan saat pembukaan sedikit kacau mulai dari perlengkapan hingga prokes. Ditambah,  kondisi hujan saat itu. "Saya briefing kembali  dengan teman-teman yang lain untuk persiapan teknis besoknya," tambahnya.

Adapun kegiatan yang telah dilaksanakan oleh Himpunan Mahasiswa Mesin (HMM) PNUP yaitu Kalibrasi yang berlokasi di Gedung Auditorium dengan menerapkan sistem Online bagi peserta Kalibrasi. Kegiatan ini difokuskan pada mahasiswa Teknik Mesin semester akhir yang dilaksanakan dalam bentuk Seminar Personal Branding.

Muh. Fadli Rezky selaku Ketua Panitia mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pandangan pada Mahasiswa Teknik Mesin mengenai dunia setelah lulus perkuliahan. "Melalui kegiatan ini, sumber daya manusia khususnya di jurusan Teknik Mesin bisa bertambah dengan adanya kegiatan ini terkhusus untuk wawasannya," ucapnya.

Acara Kalibrasi juga sempat terkendala pada proses perizinan, namun kegiatan ini tetap mendapat izin dengan pembatasan ketentuan dari pihak birokrasi. "Meski sempat terkendala namun, panitia dan himpunan sudah konfimasi kembali ke pihak birokrasi," tutur Fadli.

Selain itu, David Junior Pangala selalu Ketua Bidang 1, mengatakan pihaknya tidak melakukan publikasi kegiatan di media sosial. "Tidak dipublikasi, karena takutnya jadi sorotan. Sementara Makassar saat ini masih zona Orange," ucapnya.

Sementara itu, crew Metanoiac berkesempatan menemui Wakil Direktur, Ahmad Zubair di ruangannya pada Selasa, 29 Juni. Saat dikonfirmasi, ia menyebutkan, kegiatan mahasiswa nanti didiskusikan. dengan direktur mengenai urgensinya dan disortir. 
"Artinya, alasan tertentu bisa diberikan izin dengan tetap membuat surat permohon izin," jelasnya.

Terkait publikasi kegiatan mahasiswa di tengah pandemi, ia menjelaskan tidak ada pelarangan. "Tidak masalah, justru saya minta itu, semua kegiatan mahasiswa mestinya dimasukkan ke media," tambahnya. [crew Metanoiac]

0 komentar: