Searching...
Senin, 21 September 2020

 

Menutup. Direktur PNUP menyampaikan sambutan sebelum menutup PKKMB tahun ajaran 2020/2021, Minggu (20/9). [AB/327]

Penutupan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) tahun ajaran 2020/2021, berakhir pada Minggu (20/9) bertempat di aula lt. 3 Gedung Direktorat PNUP.  

Kegiatan ditutup langsung oleh Prof. Muhammad Anshar selaku Direktur PNUP dan dihadiri panitia PKKMB, Ketua Jurusan (Kajur), hingga Mahasiswa Baru (Maba) perwakilan setiap Program Studi (Prodi) baik secara onsite maupun online.

Kesan dan pesan. Perwakilan dari maba menyampaikan kesan dan pesannya selama PKKMB, Minggu (20/9). [AB/327]

Sebelum ditutup, beberapa rangkaian acara diselenggarakan, mulai dari sambutan ketua panitia, penyampaian kesan dan pesan perwakilan Maba, serta pembacaan penerima hadiah berupa kuota gratis sebesar 50 Gigabyte (GB). Berikut nama-nama pemenang :
1. D3 Konstruksi Sipil, Teknik Sipil : Astiriani Syarifuddin
2. D4 Mekatronika, Teknik Mesin : Muhammad Farhan Faturnur
3. D4 Teknologi Kimia Industri, Teknik Kimia : Maghfira firanti putri
4. D3 Telekomunikasi, Teknik Elektro : Muhammad Walid Zainuddin
5. D3 Administrasi Bisnis, Administrasi Niaga : Ainun Nurul Fadillah
6. D4 Akuntansi Manajerial, Akuntansi : Nur Fadillah
7. D4 Administrasi Bisnis, Administrasi Niaga : Hikmah

Akibat pandemi, PKKMB kali ini digelar dengan konsep yang berbeda dari tahun sebelumnya. Penyampaian materi disalurkan via Zoom, mulai dari pembahasan Sistem Pendidikan Tinggi (SPT), Bela negara, hingga pengenalan lembaga, dengan tujuan agar mahasiswa dapat mengetahui proses dalam belajar, hak dan kewajibannya, serta kedisiplinan.

Selain itu, Prof. Muhammad Anshar menyampaikan agar mahasiswa dapat mengikuti organisasi. "Silahkan masuk organisasi yang diinginkan baik Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) maupun Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM). Namun, jangan karena organisasi, prestasi akademik hancur," ucapnya saat sambutan.

Selanjutnya, ia menambahkan bahwa pembagian kuota internet senilai lebih dari 180 juta sempat terkendala. "Saya meminta maaf apabila pelayanan belum sempurna. Senin hingga rabu, sekitar 900an maba yang terlambat mendapatkan kuota internet sebesar 25 GB. Kesulitannya, ada pada nomor ponsel. Meski begitu, kamis lalu sudah tersalurkan semua," pungkasnya.

Prof. Muhammad Anshar menyampaikan terima kasih kepada panitia dan tim IT (Infomation Technology) PNUP yang terlibat dan berharap agar kejadian tersebut dapat menjadi bahan evaluasi untuk dapat melaksanakan kegiatan secara profesional. Untuk materi yang telah diberikan kepada mahasiswa, semoga dapat diterima dengan baik. [INK/296 CR/300]


0 komentar: