Saturday, December 22, 2018

4:26 PM

Ilustrasi: Tanggal 22 Desember diperingati sebagai hari ibu Nasional. [Sumber: instagram.com/persmapnup]

 METANOIAC.id Hari Ibu di Indonesia dirayakan secara nasional pada tanggal 22 Desember. Tanggal ini diresmikan oleh Presiden Soekarno di bawah Keputusan Presiden Republik Indonesia No. 316 Tahun 1959 tanggal 16 Desember 1959, pada ulang tahun ke-25 Kongres Perempuan Indonesia 1928, Kongres dimaksudkan untuk meningkatkan hak-hak perempuan di bidang pendidikan dan pernikahan. 

Tanggal tersebut dipilih untuk merayakan semangat wanita Indonesia dan untuk meningkatkan kesadaran berbangsa dan bernegara. Kini, arti Hari Ibu telah banyak berubah, dimana hari tersebut kini diperingati dengan menyatakan rasa cinta terhadap kaum ibu. Orang-orang saling bertukar hadiah dan menyelenggarakan berbagai acara dan kompetisi, seperti lomba memasak dan memakai kebaya. 

Dilansir dari tirto.id bahwa Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Yohana Yembise pernah menyatakan peringatan Hari Ibu di Indonesia dilakukan untuk mengenang perjuangan kaum perempuan.

"Peringatan Hari Ibu setiap tahunnya diselenggarakan untuk mengenang dan menghargai perjuangan kaum perempuan Indonesia," ujar Yohana di Kementerian PPPA, Jakarta, seperti dilansir Antara, peringatan Hari Ibu tahun lalu.


Hari ibu jatuh pada tanggal 22 Desember adalah sebuah momentum spesial, di mana ucapan selamat itu akan serasa lebih manis dan menyentuh. Peringatan  hari ibu sebagai sebuah pengingat bagi kita yang masih punya ibu agar tidak menyia-nyiakannya selagi hidup. Kalau sudah tidak ada, barulah terasa kehilangan. Tetapi waktu tidak akan bisa diputar kembali. Sejenak mari merenungkan kehidupan, kebaikan orang tua dan balasan kita terhadapnya terutama ibu.

Walaupun rasa capek yang beliau jalani selama ini tidak akan hilang pada hari ini juga, tapi paling tidak kita sudah berusaha untuk menyenangkan hati ibu yang telah mengandung kita, melahirkan kita, sekaligus mendidik kita sampai menjadi pribadi yang baik seperti saat ini. Mari merenungkan segala pengorbanan orang tua kita, jangan jadikan selamat hari ibu hanya sebagai sekedar ucapan saja.

Pesan Penulis “If heaven is located in mother’s sole of feet, the world must be in their hands”. [AWN/274]
                                                                                                                                

0 comments: