Thursday, November 29, 2018

11:00 PM

 
Ramah Tamah. Ramah tamah yang diselenggarakan oleh PNUP di rumah jabatan Walikota Makassar sebagai acara sambutan kepada para peserta finalis dari berbagai Universitas dan Politeknik se Indonesia, Kamis (29/11/2018). [FA/277]

Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) ditunjuk oleh Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementrian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Ditjen Belmawa Kemenristekdikti) sebagai tuan rumah pelaksana Kompetisi Jembatan Indonesia (KJI) dan Kompetisi Bangunan Gedung Indonesia (KBGI). 

Sebelum memulai opening ceremony pada 30 November 2018, PNUP menggelar rangkaian acara ramah tamah di rumah jabatan Walikota Makassar sebagai acara sambutan atau Welcome Party kepada para peserta. 

Dalam sambutannya, Direktur PNUP Muhammad Anshar menyatakan kebanggaannya sebagai tuan rumah kompetisi nasional tersebut dan akan berusaha melakukan yang terbaik. “Kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan pelayanan yang semaksimal mungkin, karena prinsip kami tamu adalah raja,” ucap Anshar.

Foto Bersama. Foto bersama kontingen Universitas Bangka Belitung usai ramah tamah di rumah jabatan Walikota Makassar, Kamis (29/11/2018). [BUL/281]

Salah satu peserta finalis KJI, Ardiyan dari Universitas Bangka Belitung saat dijumpai oleh awak metanoiac menuturkan beberapa harapannya. “Untuk besok semoga kami bisa memberikan yang terbaik tahun ini serta bisa lebih baik dari tahun kemarin,” tuturnya pada Kamis (29/11).

Kompetisi KJI dan KBGI 2018 diikuti oleh 16 kontingen dari universitas dan politeknik se Indonesia, diantaranya adalah Politeknik Negeri Ujung Pandang sebagai tuan rumah, Institut Teknologi 10 November, Politeknik Negeri Jakarta, Politeknik Negeri Malang, Universitas Bangka Belitung, Universitas Brawijaya, Universitas Pancasila, Universitas Sebelas Maret, Politeknik Negeri Semarang, Universitas Muhammadiyah Malang, Institut Teknologi Bandung, Universitas Negeri Malang, Universitas Negeri Yogyakarta, Politeknik Negeri Bandung, Universitas Jember dan Universitas Negeri Surabaya. [BUL/281]

0 comments: