Thursday, September 14, 2017

12:04 PM




Kadang letupan dihaluskan waktu
Menjelajah terjangan dengan perlahan
Bumbu apakah yang menabur di pikiran
Melintang menyembunyikan, membunyikan kesamaran

Pilihan untuk meletakkan
Memang adalah pilihan
Tapi rekayasa beban
Seolah-olah beratkan genggaman

Ingatlah, kala rasa berawal
Ingatkan, kala kata membual
Sampai pada lepasan kenangan
Sampai kenang hanya dilepaskan

Ingat saat mampu, membisik lewat tanya
Lantas genderangnya penuh yakin, berkata iya

Maka saat terlanjur adalah keadaan
Jangan salahkan mereka yang berjuang
Entah dimana nanti dimunculkan
Semoga sesal tak jadi pewarnaan

Hampir saja luar biasa, selimuti langkahnya
Namun tak sadar, terlelap ia melangkah
Sedang haluan mimpinya malah tinggalkan mimpi
Kala buka mata, bukan lagi pada tempatnya mengerti mimpi

Jika bukan soal perjuangan, tak mengapa
Pun jika bukan apa-apa, tak mengapa
Tak ada tuntutan harga
Bayar dengan senyum sahaja

Sebab tentang harapan
Sebab tentang bertahan
Sebab tentang perjuangan
Sebab tentram terselesaikan

Lupakanlah serapah janji
Sesekian manusia memang kadang khilaf mengingkari
Bukan untuk mengeruh
Sebab ini bukan untukmu

Tak perlu luapkan tega
Semuanya baik-baik saja
Sejumput elusan yang disiakan
Bukalah tertuntuk pengelusnya kan?

Terima kasih telah tinggalkan jejak jasa
Maaf, genggaman erat hampir dipaksa
Lepas jua, meski daya upaya telah menggema

Buanglah jauh-jauh peduli
Untuk kalimat macam ini
Jika tak lagi miliki arti
"Sampai berhenti karena selesai.
Bukan selesai karena berhenti"

0 comments: