Rabu, 05 Juli 2017


Sisa masa lalu kembali
Hadir dalam deringnya menghapus benci
Yang tertuju pada sesosok pribadi
Lihai menukik, tajam menghinggapi

Gelombang yang terasa di balik abar-abar
Menderai cucuran kabar dalam getar
Ada bayangan dan lepasan gusar
Tak terlihat, terasa walau tengah di luar

Sampai saat bersua
Jawaban asal tak terlekkan mata
Saat terlampau jau kata dan tingkahnya
Sodorkan seonggok lenggok amarah

Sekali sentakan hampir tak terelakkan
Sedangkan budi berhasil menahan
Berganti kelembutan alunan sapaan
Pun begitu, kaget sudah bisa dilontarkan

Berulang kali, hingga celah munculkan perlawanan
Sampai bukti akan muncul sebagai pembicaraan

Meski pedih begitu
Siapa sangka dia mampu
Sekilas, anggun membelai
Seantero langkah dia memulai

0 komentar: